Di mana sebaiknya kita berdoa?

Pada dasarnya, berdoa boleh di mana saja dan kapan saja. Asalkan berada pada kondisi dan tempat yang suci. Kondisi berwudhu tentu lebih baik dibandingkan belum suci dari najis. Sedangkan lokasi, sebenarnya di mana saja bisa berdoa. Tentu selain di lokasi yang tidak suci seperti kamar mandi.

Kita bisa berdoa di mana saja. Akan jauh lebih baik di masjid. Karena di masjidlah berkumpul banyak kebaikan. Didoakan setiap harinya, dipenuhi dengan aktivitas kebaikan. Tapi ternyata ada tempat yang jauh lebih baik untuk berdoa dibandingkan “hanya” di masjid. Di mana lokasi tersebut?

Lokasi tersebut akan kita temukan saat melaksakan ibadah haji atau umroh. Berikut adalah beberapa titik terbaik untuk berdoa saat melaksanakan ibadah haji dan umroh.

Multazam

Multazam berada di dalam masjidil haram. Lokasi persisnya adlaah di antara Hajar Aswad dan sebelum Pintu Ka’bah

Multazam adalah tempat dikabulkannya doa. Tidak ada satu pun doa seorang hamba di Multazam kecuali akan dikabulkan.
(HR. Ahmad)

Hijir Ismail

Di sebelah utara Kakbah, ada bangunan kecil berbentuk setengah lingkaran yang dipagari oleh tembok rendah. Itulah Hijir Islamil.

Rasulullah SAW. bersabda,

Dari Aisyah r.a. berkata: Aku ingin sekali masuk ke dalam Kakbah untuk salat di dalamnya.” Maka Rasulullah Saw. menarik tanganku masuk ke Hijir Ismail seraya berkata “Apabila engkau mau masuk ke dalam Kakbah, maka sesungguhnya hijir ini sebagian dari Kakbah. Karena kaummu ketika membina Kakbah kembali menguranginya hingga Hijir itu berada di luar Kakbah.
(HR. Ahmad, Abu Daud, Nasai, dan Tirmizi)

Di Belakang Makam Ibrahim

Posisinya tidak jauh dari Hijir Ismail. Makam Ibrahim ini berupa bangunan kecil berkubah emas, perak, dan berlapis kaca. Dari bangunan kecil ini terlihat bekas tapak Nabi Ibrahim.

Di sekitar makam Ibrahim ini, para jamaah akan melakukan salat sunah selesai tawaf. Ibnu Abbas menyebutkan: “Tidak ada sesuatu pun di dunia ini yang berasal dari surga, kecuali Hajar Aswad dan makam Ibrahim”.

Rukun Yamani dan Hajar Aswad

Rukun merupakan 4 sudut Kakbah yang disebut Rukun Aswad, Rukun Iraqi, Rukun Syami, dan Rukun Yamani. Sedangkan Rukun Aswad atau Hajar Aswad adalah posisi “batu hitam”, yang menjadi posisi permulaan jemaah haji saat bertawaf. Berdoalah di Hajar Aswad dan disunahkan mencium batu hitam ini.

Dan (ingatlah), ketika Ibrahim meninggikan (membina) dasar-dasar Baitullah bersama Ismail (seraya berdoa): “Ya Tuhan kami, terimalah daripada kami (amalan kami), sesungguhnya Engkaulah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
(QS Al Baqarah: 127)

Raudah

Rasulullah Saw. Bersabda:

Tempat antara rumahku dan mimbarku adalah taman dari taman-taman surga.
(HR. Muslim)

Raudah yang berarti taman surga merupakan sebuah area kecil di Masjid Nabawi antara mimbar Imam Masjid Nabawi dengan makam Nabi Muhammad SAW, Abu Bakar As Sidiq, dan Umar bin Khattab.

Raudah ini selalu dipenuhi oleh jamaah. Berdesak-desakan hanya untuk antri mendapatkan tempat yang nyaman sudah pasti ditemukan.

Ada banyak tempat mustajab lain untuk berdoa saat kita melaksanakan ibadah haji dan umroh. Semoga kita semua bisa segera menyusul ke sana dan turut berdoa di sana. Pun jika sekarang belum mendapatkan kesempatan, titiplah doa kepada mereka yang beribadah di sana agar kita dipantaskan untuk menyusulnya.

Tempat mustajab memang ada di sana. Tapi jangan membatasi doa hanya ada di Mekah dan Madinah saja. Di mana pun kita berada, berdoalah. Karena Allah Maha Melihat hamba-nya yang berdoa.

Share This

Share This

Share this post with your friends!